mayuko cantik
Image : www.m-kuta.com

M-Kuta Holiday / SEEVOUCHER.COM adalah sahabat terbaik Anda untuk liburan murah di Bali. Kami bukan yang pertama, bukan pula yang terbaik, tulus dalam pelayanan adalah tujuan kami.

Asyiknya Nonton Tari Kecak Uluwatu Semarak di Senja yang Merona

Pernah menonton pertunjukan Tari kecak uluwatu, Bali? Jika belum, mungkin Anda perlu memasukkannya ke dalam daftar wisata yang harus dikunjungi saat Anda datang ke Bali. Selain Anda dapat menikmati keindahan matahari yang perlahan terbenam dari tepi pantai, masih banyak lagi hal yang dapat Anda nikmati saat berlibur ke Bali. Pulau para dewata ini menyimpan jutaan pesona yang sangat rugi jika dilewatkan. Salah satunya adalah performance para seniman Bali yang menampilkan sebuah tarian tradisional, dengan latar belakang epic drama romantis. Tentang cinta segitiga antara Rama, Shinta dan Rahwana. 

Uluwatu adalah salah satu tempat dimana Tari kecak digelar. Pura Luhur ini terletak di kabupaten Badung.  Lebih tepatnya adalah terletak di desa Pecatu, Kuta. Menurut kepercayaan umat Hindu, Pura Luhur merupakan penyangga sembilan mata angin. Pura ini terletak di ujung tebing nan terjal, yang menghadap langsung ke lautan. Sehingga memiliki pemandangan yang sangat indah. Apalagi, jika Anda berkunjung ke tempat ini pada sore hari. Anda dapat menyaksikan momen romantis ketika matahari mulai tenggelam.

kecak-dance-uluwatu
Baca juga : Informasi Tentang Tari Barong Batubulan Di Bali

Mengenal Tari Kecak

Rasanya belum lengkap, jika mengunjungi Pura Luhur di Uluwatu, tanpa menyaksikan Tari kecak. Tari kecak atau tari cak, bisa juga dimaknai dengan tari api. Dimana biasanya jenis tarian ini dibawakan oleh sekelompok orang dalam jumlah besar, yakni antara 50-150 an orang. Bahkan terkadang bisa lebih. Ini bukan tarian biasa bagi umat hindu, khususnya orang Bali. Tarian ini cukup sakral. Karena tarian ini mengacu pada ritual sanghyang, dimana para penarinya berada pada kondisi tidak sadarkan diri saat melakukan tari. Tak heran, saat melakukan ini, para penari tak akan merasakan panas saat di jilat oleh api.

Tari Kecak sesungguhnya membawa mebawa filosofi yang sangat mendalam. Para pelakunya melakukan tari diawali dengan posisi duduk melingkar. Dengan menaikkan kedua tangan hingga melakukan posisi tidur, sesuai dengan irama. Pada kondisi tidak sadar, para pelaku ini dipercaya sedang melepaskan ruh ke kayangan untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan para leluhur. Untuk menyampaikan segala doa dan harapan.

Mulai dikembangkan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930. Ia berkolaborasi dengan Walter Spies, seorang pelukis asal jerman, untuk memasukkan penggalan kisah cinta Ramayana dalam tari kecak.  Tak ada iringan alat musik, hanya menggunakan kincringan yang diletakkan di kaki para penari, dan suara “cak, cak, cak, cak…” yang terus keluar dari mulut. Tarian ini terus berkembang hingga menjadi tradisi dan ciri khas Pulau Dewata.

Membawakan kisah epik dari Rama dan Sita, Tari Kecak mampu menyihir para penontonnya untuk tetap bertahan di tempat duduknya hingga 60 menit hingga lebih. Diawali dengan diusirnya Rama dan Sita dari kerajaan Ayodya, akibat ulah ibu tiri Sri Rama. Mereka tak hanya berdua saja, namun ditemani dengan Laksmana, saudara Rama. Tiba di hutan dandaka, kecantikan Sita mampu menarik Rahwana, si Raja Alengka. Berbagai cara dilakukan oleh Rahwana demi mendapatkan Sita. Hingga pada akhirnya, Rahwana berhasil membawa sita pergi ke dalam istananya, di Alengka.

Ditengah penantian Sita akan Sri Rama, datanglah Dewa Hanoman yang merupakan utusan Sang Rama. Dengan jepit rambutnya, Sita menitipkan pesan kepada Sang Rama melalui Dewa Hanoman, bahwa ia masih hidup. Dalam pencariannya, Rama bertemu dengan Meganada, anak dari Rahwana. Terjadilah perkelahian antara mereka. Pertempuran demi pertempuran pun terjadi, dengan misi yang sama yakni menyelamatkan Sita.

Saat senja mulai bergulir ke peraduan, klimaks drama Ramayana pun terjadi. Dimana Dewa Hanoman dibakar hidup-hidup. Api yang membara menambah kesan dramatis namun juga eksotis. Bersamaan dengan warna langit yang mulai menjingga.  Namun, karena kesaktiannya, Dewa Hanoman mampu lolos dari bara api tersebut. Dan ia berhasil menyelamatkan Dewi Sita cengkraman Rahwana. Akhirnya, Dewi Sita dibawa pergi  oleh Dewa Hanoman dan dikembalikan kepada Sang Rama.

Begitulah, dan pertunjukan pun berjalan sekitar 1 jam. Semua hal yang yang ada disekitar area pentunjukan seni drama tari tradisional ini seakan mampu menyihir penonton untuk larut dalam nuansa eksotic. Antara tradisi, keindahan alam dan kekuatan spiritual. Tak heran jika pertunjukan Tari kecak menjadi salah satu bagian favorit para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Rasanya, tak lengkap ke Bali tanpa menyaksikan Tari kecak secara langsung.

Harga tiket Tari Kecak uluwatu yang ditawarkan untuk sekali nonton adalah Rp 120.000, namun Anda jangan risau, karena kami memiliki tiket murah via online, harganya lumayan hemat, karena mulai Rp 60.000. Cukup sebanding dengan apa yang akan Anda nikmati. Bahkan, diakhir pertunjukan, Anda akan mendapat kesempatan untuk melakukan foto dengan para pemain drama tari tersebut. Seperti Tokoh Sang Rama, Dewi Sita, Dewa Hanoman, Rahwana, dan yang lainnya.

Bagi Anda yang datang dengan menggunakan rok atau celana pendek, Anda diwajibkan untuk memakai selendang ungu. Ini dilakukan semata untuk menghormati Pura Luhur sebagai tempat ibadah yang dianggap sakral. Tapi, jangan khawatir, disana akan ada banyak kain selendang semacam ini kok. Dan Anda akan menemukannya di pintu masuk Pura Luhur, Pecatu.

Tips menonton Tari Kecak

Untuk menyaksikan Kecak Dance atau Tari Kecak, Anda harus tau beberapa trik. Untuk Apa sih? Karena ini adalah pengalaman yang tak seringkali terjadi, maka ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar dapat meninggalkan kesan terbaik.

  • Datang Lebih Awal

Tari kecak dimulai pukul 6 sore ( 18.00 WITA ), waktu Indonesia bagian Tengah. Namun begitu, karena banyaknya turis yang ingin menyaksikan seni drama tari ini, ada baiknya Anda datang satu jam lebih awal ya. setidaknya pukul 5 sore ( 17.00 WITA ). Dengan begitu Anda dapat memilih tempat duduk terbaik untuk menyaksikan seluruh adegan dan tarian dengan sempurna.

  • Cari Tempat Duduk Terbaik

Pada area pagelaran Tari Kecak, tempat dudk penoton dibuat berundak seperti tangga. Berbentuk setengah lingkaran, mengelilingi para penari. Untuk mendapatkan spot terbaik, Anda dapat memiliki tempat duduk di tinggak ke tiga atau ke empat. Pada posisi ini, Anda dapat melihat adegan dan tarian dengan baik. Tak terlalu jauh, dan terlalu dekat.

  • Persiapkan Diri Anda

Karena acara seni drama tari semacam ini digelar di luar ruangan, ada baiknya Anda membawa payung lipat. Terutama saat musim hujan. untuk antisipasi apabila terjadi hujan. Selain itu, anda juga dapat membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen terbaik selama acara berlangsung. Dan untuk dapat berfoto bersama tokoh wayang, setelah pagelaran selesai dilaksanakan.

Lokasi Pagelaran Tari kecak

Tari Kecak Bali di gelar di Pura Luhur Uluwatu, Pecatu, Kuta, Bali. Uluwatu terletak di selatan bandara Ngurah Rai, Denpasar. Untuk mencapai lokasi, Anda membutuhkan waktu 1 jam perjalanan. Jika Anda berangkat dari kuta, Anda dapat kendaraan umum, karena ada beberapa angkutan dan bis yang mengarah ke Uluwatu. Atau,Anda juga dapat menyewa motor atau mobil. Jika Anda ragu dan takut kesasar, menggunakan taksi atau ojek online, lebih disarankan.

Berbicara tentang Pura Luhur Uluwatu, Tak dapat dipisahkan dengan keindahan alam senjanya. Konon, tak ada keindahan senja yang melebihi senja di Pura Luhur Uluwatu. Selain itu, ada pulah kisah Dewata yang menyertainya. Sebagai salah satu Pura suci yang dipercaya sebagai salah satu poros penyangga 9 mata angin, Pura Luhur Uluwatu adalah tempat pemujaan kepada Dewa Rudra, untuk memohon keselamatan. Datanglah menjelang senja, dan Anda dapat melihat Sunset yang sangat indah di Uluwatu.

Untuk mencapai Pura Luhur Uluwatu, Anda harus menaiki tebing, yang dibatasi dengan pagar beton. Hati-hati, karena Anda akan disambut oleh banyak Kera yang menunggu Pura Luhur. Konon, Kera tersebut adalah penunggu dan penjaga kesucian Pura. Saat memasuki Pura, Anda akan di pinjami selembar kain berwarna kuning yang disebut dengan Salempot. Dalam kepercayaannya, Salempot ini dapat mengikat keburukan yang ada didalam jiwa manusia.

Keunikan Tari Kecak Yang Akan Membuat Kalian Kagum

Indonesia memang memiliki banyak sekali suku di tiap daerahnya. Dan setiap suku mebawa tradisinya masing-masing. Termasuk Bali. Bahkan, Bali sampai saat ini masih sangat kental dan memegang teguh berbagai tradisi. Tak heran, saat kita menginjakkan kaki di tanah Bali, nuansake-Bali-annya akan sangat terasa. Dan itu juga yang membuat kita rindu dan ingin kembali.

Begitupun dengan Tari kecak di Pura Uluwatu. Ada beberapa Hal yang membuat Tari kecak terasa Unik. Yang pertama, seperti tari tradisional dari daerah lainnya, Tari kecak juga mewakili adat dan tradisi dari Bali. Salah satunya adalah tentang kepercayaan. Tari kecak, yang di ilhami dari Tari Sanghyang, memiliki nilai spiritual yang tinggi. dimana para penarinya, yang melakukan gerakan tari dalam keadaan tidak sadar, sedang melakukan komunikasi dengan para Dewa dan Ruh leluhur. Ini mewakili keyakinan umat Hindu.

Yang Kedua, tak seperti tarian daerah pada umumnya, Tari kecak tak perlu iringan musik dan kostum. Lihat saja, seluruh penari Kecak yang kesemuanya adalah laki-laki, melakukan tarian dengan telanjang dada. Dan hanya mengenakan kain semacam selendang dengan motif kotak-kotak. Dan, tak ada musik. Hanya teriakan “cak, cak, cak….” yang terus diserukan sebagai pengatur ritme. Irama lain juga muncul dari suara krincing gelang yang di kenakan di kaki tokoh Rahwana.

Keunikan tari kecak juga ada pada drama yang dibawakan. Seperti sendra tari ramayana yang biasa dibawakan di candi prambanan, Tari Kecak juga melakukan yang sama. Dengan tradisi yang berbeda. Lalu, keunikan lain ada pada kain kotak-kotak yang dikenakan oleh para penarinya. Kain kotak semacam itu disebut dengan Poleng. Apabila Anda ke Bali,  Anda dapat menemukan Poleh di tiap penjuru rumah. Konon, itu adalah simbol keseimbangan Alam. Yang juga disebut dengan Rwa Bhineda.

Tari Kecak di Uluwatu yang menampilkan sepenggal kisah cinta Rama dan Sita, merupakan salah satu pesona Pulau Dewata, Bali. Dengan latar pemandangan alam pantai pecatu dan warna langit senja, membuat epik sendra tari Ramayana jadi terasa lebih megah. Untuk menikmatinya, Anda harus memastikan jadwal pementasannya terlebih dahulu ya. karena, di beberapa hari suci umat Hindu, pagelaran seni drama Tari Kecak tak di laksanakan. Untuk melengkapi waktu liburan Anda, sebelum menikmati senja di Uluwatu, Anda dapat terlebih dahulu berwisata di kawasan Bali Selatan lainnya. seperti Pantai Nusa Dua, Wisata Ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Tanjung Benoa, Pulau Penyu, dan mencoba Water sport.

HARGA PROMO TIKET TARI KECAK KHUSUS HARI SELASA, KAMIS & MINGGU 

  • Rp 120.000 80.000 ( Dewasa )
  • Rp 100.000 60.000 ( 2 –  9 tahun )

HARGA TIKET TARI KECAK KHUSUS HARI SENIN, RABU, JUMAT & SABTU

  • Rp 120.000 85.000 ( Dewasa )
  • Rp 100.000 60.000 ( 2 –  9 tahun )

KETENTUAN PROMO  :

  • Harga  seevoucher.com dijamin lebih murah dibandingkan harga publish (lokasi), garansi uang kembali 500% (5x lipat) uang kembali jika harga kami tidak lebih murah dibandingkan harga publish (lokasi)
  • Tiket sangat terbatas, pastikan Anda sudah memesan agar tidak kecewa saat sampai di lokasi tidak mendapatkan tiket
  • Pastikan selalu bertransaksi dengan perusahaan resmi dan terpercaya seperti M-Kuta Holiday / SEEVOUCHER.COM.
  • Jadwal pementasan 18.00 WITA. Untuk yang sudah melakukan pemesanan, mohon mohon pukul 17.00 WITA sudah di lokasi untuk mendapatkan tempat duduk paling bagus.
  • Kami dan team memohon maaf sebelumnya, tiket pertunjukan sering habis dan sangat terbatas. Kami mengutamakan client yang lebih duluan melakukan konfirmasi pembayaran. Totemo domo arigato gozaimasu / Terima kasih banyak. 
  • Masa berlaku promo sampai Maret 2019

Mohon jangan sungkan apabila ada yang ingin ditanyakan, kami online 24 jam dan selalu siap melayani Anda dengan sepenuh hati. 

Denah Lokasi Pertunjukan Uluwatu Kecak Dance

5/5 (1)

Mohon diberi Rating

© 2016 Frontier Theme